Di dunia ini tak ada yang menjadi kepunyaanku
Aku dijauhkan dari keistimewaan
namun tidak untuk lenyap
Seolah penyiksaan sudah menjadi
ketetapanku
Mengasingkan diri dari cinta dan
kebahagiaan
Rasa iri menyiksakan raga
Kebencianku
semakin mendekap jiwa
Aku membenci semua yang telah ku alami
Seolah takdir mempermainkanku sejak awal
Aku mengeraskan hati membekukan harap
Dengan sukarela memenjarakan jiwa pada raga yang rapuh
Ada cinta untukmu namun ada juga
benci
Aku harap engkau bebas tanpa siksaan
Sebab tanpa ijinku kau tidak akan
lari
Setiap saatku penuh kesedihan
Menangis dalam kekeringan iman
Seolah kesucian cinta melepaskanku jauh
Sedang kefanaan dunia menolakku pula
Banyak suara tawa yang kudengar
Tetapi hatiku perih dan kekeringan
Aku kesepian dan menjadi kesakitan
Di dunia yang fana ini kepada siapa aku bersandar?
Ku ingin memeluk maut yang siap melahapku
Namun secuil harap kurelakan nasib
Berharap sang Pemilik cinta mendekapku erat
Memaafkan dan mencintaiku lagi, lagi dan lagi.

Komentar
Posting Komentar