Langsung ke konten utama

Paguyuban Fratres SVD asal Manggarai Raya Adakan Rekreasi Bersama

 

Penyerahan simbolis kepengurusan dari Fr. Febri, ketua lama (kiri)
 kepada Fr. Yudi, Ketua baru (kanan) dan moderator pendamping, P. Stef Dampur, SVD (belakang)

Minggu (13/11/2022), segenap anggota Paguyuban Frater SVD asal Manggarai Raya Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Maumere mengadakan kegiatan rekreasi bersama di pantai Krokowolon. Rekreasi bersama itu diselenggarakan dalam rangka acara pergantian staf Fratres periode 2021/2022 kepada staf Fratres yang baru periode 2022/2023.

 Selain itu, rekreasi itu juga bertemakan penerimaan para anggota baru konfrater tingkat I dan penyambutan kembali konfrater tingkat V dari tempat TOP (Tahun Orientasi Pastoral). Rekreasi sederhana itu pula bertujuan agar setiap anggota dapat saling mengenal satu sama lain dengan terus mengakar dalam kebudayaan Manggarai yang membesarkan para konfrater sekalian.

Moderator Paguyuban Fratres, P. Stef Dampur, SVD dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih telah berjalan bersama sepanjang setahun yang telah lewat. Ia menegaskan bahwa banyak kegiatan yang telah dirancang bersama dan memberikan penguatan satu sama lain sebagai konfrater asal Manggarai. Ia juga menyampaikan terima kasih khusus kepada staf Fratres periode 2021/2022 dan profisiat untuk staf baru.

“Terima kasih kepada staf lama, Fr. Febri dkk. yang telah memimpin konfrater sekalian untuk satu tahun yang telah lewat. Profisiat dan selamat bertugas juga untuk staf baru yang telah terpilih. Belajar dari staf lama yang telah mengorbankan banyak waktu, tenaga untuk kesuksesan setiap kegiatan terkhususnya Live In kita pada liburan kemarin” ungkapnya menutup sambutan.

Dalam acara penerimaan konfrater tingkat I dan V, Fr. Bona Sampurna selaku wali adat paguyuban memberikan tuak kapu lewat kepok singkat kepada Fr. Stery Pantas, SVD selaku perwakilan dari konfrater tingkat I dan V. “Wali dia agu toe ma cela tombo dite kudut kapu ami leso ho. Ngaji dami kali ga, porong ami kae dite sanggen taung nganceng lako cama-cama kut latang sanggen program. Agu one mai ase-ase tingkat I, kut ite koe bolon mai kut nganceng jadi kae ata dia kut mose dite cama laing” jawab Fr. Stery dalam acara penerimaan adat tersebut.

Selanjutnya, segenap anggota paguyuban bersantap siang bersama, berekreasi di pantai, dan bergoyang bersama. Fr. Febri dalam wawancara singkat berharap agar kekompakan paguyuban selalu terjaga dan memberi warna bagi setiap kegiatan yang akan dijalankan.

“Tetap kompak dan stay bersama dalam persaudaraan paguyuban”, tandasnya sambil menari bersama. Pada pukul 17.45 WITA, segenap anggota paguyuban meninggalkan pantai Krokowolon dan kembali ke rumah masing-masing. Salam persaudaraan dan tetap jaga tempo. (AS)

 

 

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

La'at Natas FC Menjamu IMAMM FC di Lapangan Wairpelit

  Pose bersama setelah pertandingan persahabatan La'at Natas FC menjamu IMAMM (Ikatan Mahasiswa asal Manggarai di Maumere) FC dalam pertandingan persahabatan di lapangan Wairpelit pada 1/05/2023. Pertandingan persahabatan yang diinisiasi oleh Paguyuban fratres SVD asal Manggarai itu berjalan lancar dan dalam suasana persaudaraan yang solid. Pukul 15.30 WITA, wasit utama pertandingan, Bruno Kefi membuka keseluruhan pertandingan dengan memberi arahan dan sekaligus memberi kesempatan para pemain saling bersalaman. Sejak awal pertandingan, para pemain La'at Natas FC berusaha menekan pertahanan IMAMM FC. Pada menit ke-11, Striker La'at Natas, Waldus Nuka berhasil menjebol gawang IMAMM FC dengan tendangan keras di sudut gawang. Gol ini berangkat dari asis manja pemain tengah andalan La'at Natas FC, Smith Sahputra yang memanfaatkan ruang kosong di lini tengah IMAMM FC. Skor kedudukan berubah menjadi 1-0. Tak berselang lama, gelandang La'at Natas, Is patut memanfaatka...

EGO || Puisi Ell Wiwin

sumber: hipwe.com EGO Darah panas meluapkan amarah Ego dapat meremukkan tulang Suara hati menjerit lepas kendali Adakah yang bisa mengenal hatiku?   Kekeringan iman menjadikan orang kesepian Sungai yang berdesir mencoba membasuh diri Siapa yang dapat menepis debu setelah melekat?   Tangisan menjadi hobi baru Rintikan air mata menetes menjadi tak bermakna Ketika waktunya tiba air mata menjadi dingin Hambar rasa dan tawar hati   Kehangatan cinta terlalu jauh untuk dirangkul Memeluk jiwa dalam kerinduan yang tak terelakkan Panas dingin berdesir mengisi hati yang pilu Masihkan Engkau di sana menungguku?   Memelihara cinta di dasar hati dapat mengharumkan jiwa Namun cinta siapa yang masih bisa berakar? Keegoisan mengembangkan cinta yang fana Menaburkan duri di hati orang lain dan memuja diri   Kebaikan dan kesucian bagaikan buruan di tengah hiruk pikuk dunia Menjadikan penglihatan dan pendengaran tajam Setiap oran...

Hak Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan dalam Cengkeraman Represi Negara dan Agama Mayoritas | Opini Sarnus Joni Harto

  Sarnus Joni Harto, Mahasiswa S1 STFK Ledalero Prolog             Melalui artikel berjudul “Analisis Historis terhadap Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan sebagai Cara Menyelesaikan Konflik”, Malcom D. Evans secara sistematis menguraikan hubungan antara negara dan agama serta pengaruh hubungan itu terhadap evolusi hak kebebasan beragama atau berkeyakinan hingga mencapai pengakuannya melalui Universal Declaration of Human Rights (DUHAM). Menurut Evans, evolusi hak kebebasan beragama bertalian erat dengan konteks sosial-politik sejak Kekaisaran Romawi hingga periode Perang Dunia II. Sebelum pemisahan tegas antara agama dan negara serta sebelum adanya pengakuan universal atas hak individu, kebebasan beragama, baik dalam pengertian positif maupun negatif, adalah suatu ‘pemberian negara’ demi menjamin stabilitas sosial-politik. Karena itu, selama periode itu, hak kebebasan beragama menjadi suatu komoditas politik yang melangge...